Arts

RRREC Fest in The Valley 2017

PROGRAM RESIDENSI SENIMAN
“Rainforest Recording Project”

Program Residensi Seniman dalam RRREC Fest in The Valley tahun ini secara khusus akan dikerjakan untuk mendukung proyek konservasi alam “Rainforest Recording” yang telah diinisiasi sebelumnya oleh Rakata Adventure di seputar Situ Gunung, Taman Nasional Gunung Gede Pangrango, Sukabumi.

 

Rainforest Recording Project adalah sebuah proyek berkesinambungan dalam merekam dan merespons alam sebagai cara untuk kembali berdialog dengan alam untuk mempelajari terus apa saja yang berada di dalam rainforest dan lingkungan sekitarnya. Tujuannya adalah menciptakan platform dan karya seni—baik itu seni rupa, musik, video, performing art—ataupun berupa pengarsipan yang bisa dikembangkan dan bermanfaat bagi warga setempat beserta segenap ekosistem yang ada di sekitar. Setelahnya, proyek ini bisa dikembangkan kembali oleh pihak masing-masing, termasuk warga setempat.

 

Program Residensi Seniman ini diharapkan dapat meningkatkan kepedulian akan manfaat serta potensi dari rainforest dengan cara:

  1. memperlihatkan potensi yang ada dari sumber daya alam di rainforest;
  2. menyebarkan pengetahuan yang didapat dari rainforest;
  3. menyebarkan pesan konservasi alam yang dihasilkan dari proyek ini;
  4. memberikan inspirasi bagi warga lokal khususnya dan komunitas urban agar terus berinteraksi dengan alam dan lingkungannya; dan
  5. menciptakan platform/modul/karya seni yang bisa terus dimanfaatkan serta dikembangkan oleh warga lokal bagi keberlanjutan ekosistem di Taman Nasional.

 

Program Residensi Seniman kali ini terdiri dari:

1. Arsitektur

17—24 September 2017
Lokasi: Desa Babakan Kembar, Sukabumi, Jawa Barat
Arsitek: Muhammad Kamil (Jakarta), farid rakun (Jakarta)

 

Program ini menggunakan metode perancangan partisipatif yang demokratis dan kolektif melalui pembuatan model 3D dengan bahan dasar bambu—sumber daya yang merupakan ciri Kampung Babakan Kembar. Caranya dilakukan dengan pendampingan perancangan selama ± 7 hari oleh dua arsitek dengan mengundang seorang praktisi bambu: Effan Adhiwira.

 

Tujuannya adalah membuat warga Kampung Babakan Kembar mampu mewujudkan mimpi mereka, sekaligus mencapai tujuan Pemerintah Daerah yang mencanangkan status Desa Wisata bagi wilayah itu. Hasil akhirnya akan berupa alat untuk merancang fasilitas-fasilitas umum.

2. Musik

21—24 September 2017
Lokasi: Tanakita Camping Grounf
Seniman: Latex (Jakarta), Mesin Suara (Sukabumi)

 

Program ini merupakan proses pembuatan karya musik/bunyi melalui workshop instrumen musik dan perangkat musik dengan musisi muda dari Sukabumi dan komunitas musik tradisional di Situ Gunung. Para peserta residensi seniman menggunakan arsip audio yang ada di studio Rainforest Recording di Tanakita serta melakukan perekaman suara di lingkungan sekitar untuk membuat karya baru yang menggabungkan unsur teknologi dengan unsur tradisi dan alam sebagai ruang pertunjukan.

3. Pameran Rainforest Recording

22—24 September 2017
Lokasi: Tanakita Camping Ground

 

Pameran ini merupakan hasil kerja sama Rakata Adventure, RURU Gallery, dan Sekala Petualang untuk mempresentasikan karya-karya dan data pilihan dari beberapa hasil kerja Rainforest Recording Project dan RRREC Fest sejauh ini. Presentasi ini diadakan dengan tujuan untuk membuka akses melihat potensi beserta kemungkinan yang bisa dikerjakan dalam proyek tersebut.